Postingan

Menampilkan postingan dengan label ::sekitar kita::

Seni Tari Banjar

Seni  Tari Banjar  terbagi menjadi dua, yaitu seni tari yang dikembangkan di lingkungan istana (kraton), dan seni tari yang dikembangkan oleh rakyat. Seni tari kraton ditandai dengan nama "Baksa" yang berasal dari bahasa Jawa (beksan) yang menandakan kehalusan gerak dalam tata tarinya. Tari-tari ini telah ada dari ratusan tahun yang lalu, semenjak zaman hindu, namun gerakan dan busananya telah disesuaikan dengan situasi dan kondisi dewasa ini. Contohnya, gerakan-gerakan tertentu yang dianggap tidak sesuai dengan adab islam mengalami sedikit perubahan. Seni  tari  daerah Banjar yang terkenal misalnya : §   Tari Baksa Kembang, dalam penyambutan tamu agung. §   Tari Baksa Panah §   Tari Baksa Dadap §   Tari Baksa Lilin §   Tari Baksa Tameng §   Tari Radap Rahayu §   Tari Kuda Kepang §   Tari Japin/Jepen §   Tari Tirik Kuala §   Tari Gandut §   Tari Tirik §   Tari Babujugan § ...

Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Keberadaan Fauna di Alam

a.      Eksploitasi hutan, penebangan pohon berarti membuka habitat berbagai burung, hal ini tidak akan menjadi masalah apabila burung-burung tersebut dapat bermigrasi ke tempat lain yang masih sama kualitas habitatnya. b.      Pembangunan jalan, demikian juga untuk pembangunan jalan jelas akan menghilangkan sekian banyak. Panjangnya koridor yang terjadi sesuai dengan keperluan akan menunjukkan besarnya luas area hilang sebagai habitat dan kawasan yang terpengaruh secara ekologis c.      Pengembangan transmigrasi; kebutuhan akan kayu bakar, kayu sebagai bahan bangunan dan satwa liar sebagai tambahan protein akan menjadi kebiasaan dilakukan bagi orang-orang yang menempati lokasi transmigrasi. d.      Pengembangan permukiman di daerah pantai dan rawa-rawa; akan berpengaruh terhadap keanekaragaman jenis. Pembukaan sejuta hektar lahan gambut bukan tidak mungkin menghilangkan banyak jenis in-situ. ...

Dampak Pembangunan Terhadap Kepunahan Fauna

Degradasi habitat Pembangunan pada dasarnya merubah sistem yang sudah ada sebagai habitat fauna. Perubahan sistem termasuk didalamnya berarti perubahan kualitas lingkungan dan penurunan daya dukung lingkungan. Daya dukung lingkungan yang dimaksud adalah kemampuan suatu bidang lahan untuk mensuplai sejumlah energi kepada sejumlah organisme heterotrof di dalamnya. Daya dukung dapat dibagi menjadi 4 tingkat yaitu : 1.       Daya dukung maksimal, yaitu daya dukung lingkungan yang percepat pertumbuhan tunas lebih lambat dibanding percepatan konsumsinya. Tunas yang tumbuh tidak pernah sempat berkembang menjadi tumbuhan yang lebih besar. Kondisi seperti itulah yang menyebabkan kompetisi antar organisme sangat tinggi untuk mendapatkan makanan. Kekurangan pakan menyebabkan kurus, kotor dan rentan terhadap serangan penyakit. 2.       Daya dukung subsisten, kondisi daya dukung ini sudah lebih baik dibandingkan dengan daya dukung maksim...

Persebaran Biota di Permukaan Bumi

Horisontal : Cenderung memperluas areal dengan jalan menyebar ke segala arah pada daerah yang mempunyai elevasi yang relatif sama. Vertikal : Cenderung memperluas areal dengan jalan menyebar ke arah daerah yang lebih tinggi atau rendah, seperti kearah puncak gunung, bukit, pegunungan, lembah, dataran, rawa, dsb. Lima faktor alami yang mempengaruhi persebaran biota, baik ke arah vertikal maupun ke arah horisontal, yaitu faktor: 1 .       Klimatik 2 .       Oseanik 3 .       Topografik 4 .       Geomorfik, dan 5 .       Edafik Faktor Klimatik Ada 5 unsur iklim yang berpengaruh thd persebaran biota: 1.       Curah hujan 2.       Suhu udara 3.       Tekanan udara 4.       Kelembaban udara, dan 5.       ...